
Bekasi, Jurnalis Humas Media PKN – Telah datang sekelompok masyarakat yang berasal dari lembaga aktivis pemerhati penegakkan hukum Perisai Kebenaran Nasional yang berisikan oleh tim kuasa hukum serta para anggota PKN ke kantor polisi Polsek Rawalumbu (10/3). Berdasarkan keterangan di tempat, kedatangan tersebut bertujuan untuk mempertanyakan kelanjutan Laporan Polisi yang sudah berjalan selama 1 tahun lamanya tanpa ada kejelasan & kepastian hukum secara langsung kepada Kapolsek Rawalumbu, yakni Kompol Akhmadi, S.H
“Kemana Bapak Kapolsek? Hari ini kami hadir untuk mempertanyakan kelanjutan semua LP kami. Semua LP kami mandek! Hanya dijanjikan saja katanya akan dipanggil saksi ahli” Ujar Rizky Febriaty S.H dalam orasinya.
Saat penyampaian aspirasi tersebut, Wakapolsek mewakili Kapolsek yang sedang ada giat di DPRD turun & langsung menghadap para masa aksi guna mediskusikan permasalahan serta keluhan dari tim hukum PKN. Wakapolsek Rawalumbu, Isack erikson menyampaikan bahwa ia akan mengupayakan kelanjutan perkara tersebut dan paling lambat perkembangan kasus akan diinfokan 7 hari dari sekarang.
“Kebetulan saya disini baru menjabat sebagai Wakapolsek pada bulan Mei 2025 dan saya baru mengetahui LP tersebut, kedepannya LP ini akan dipimpin oleh tim 3 yang dipimpin oleh Riki” Ujar Wakapolsek Rawalumbu
Menanggapi aksi aspirasi yang dilakukan oleh anggotanya, Ketua Umum PKN Mangapul Sirait turut memberikan statement, ia menyatakan bahwa memang sudah banyak perkara yang mandek di Polsek Rawalumbu sejak tahun 2021, ia juga menyinggung bahwa sudah sejuta manusia mengganti posisi kanit hingga kapolsek, namun para penyidik disana tidak berganti sehingga banyak LP yang tetap jalan di tempat.
“Percuma ada Polsek disana! Karena sudah banyak perkara semenjak tahun 2021, salah satu perkara yang tidak berjalan adalah kasus pelemparan batu ke rumah di Bekasi” Ujar mangapul Sirait
Ia juga menyinggung & mempertanyakan apakah para penyidik disana sudah di tes urine sesuai arahan Kapolri per Februari 2026.
“Ganti Penyidiknya! Sudah bertahun-tahun itu, giliran kasus narkoba dikejar sampai ke ujung kulon” Demikian Ujar Mangapul Sirait dengan raut wajah yang terlihat tidak puas atas laporan tersebut. (cr01)
More Stories
KETUM PKN Debat Jaksa di Kasus Dugaan Peredaran Narkoba, Usman Yang Tak Pernah Dihadirkan di Persidangan & Penasehat Hukum ‘Walk Out’/ Meninggalkan Sidang Narkoba di PN Tangerang
KESAKSIAN POLISI BERBEDA DALAM KASUS NARKOTIKA JENIS SABU SEBANYAK 34 KG TERDAKWA TATANG SUTARLAN.
Unit II RANMOR Sat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota dibuat heboh wanita berbaju biru