Bekasi Kota, 05 September 2026 — Jurnal Humas Media PKN, Kantor Dewan Pimpinan Pusat Perisai Kebenaran Nasional (DPP – PKN) telah melaksanakan kegiatan Ibadah Doa Puasa. Kegiatan tersebut diikuti oleh para pendeta dan umat Nasrani yang hadir untuk bersama-sama berdoa, beribadah, serta mendengarkan Firman Tuhan.
Dalam kegiatan tersebut, Ketua Umum PKN, Mangapul Sirait, S.H., turut mengambil peran dengan menyampaikan khotbah sekaligus menjadi pembawa Firman Tuhan. Firman disampaikan di hadapan para pendeta dan umat Nasrani yang mengikuti ibadah dengan sangat khidmat
Dalam khotbahnya, Mangapul Sirait, S.H. menyampaikan pesan yang diambil dari kisah Kolam Bethesda, sebagaimana tertulis dalam Yohanes 5:1-9. Kisah tersebut menceritakan tentang seorang yang telah lama mengalami sakit dan menunggu pertolongan di dekat Kolam Bethesda.
Salah satu bagian penting dalam kisah tersebut terdapat dalam Yohanes 5:6-8, ketika Yesus melihat orang itu dan mengetahui bahwa ia telah lama dalam keadaan tersebut.
“Maukah engkau sembuh?”
(Yohanes 5:6)
Kemudian Yesus berkata kepadanya:
“Bangunlah, angkatlah tilammu dan berjalanlah.”
(Yohanes 5:8)
Melalui kisah tersebut, Mangapul Sirait mengajak seluruh umat yang hadir untuk tidak hanya menunggu keadaan berubah, tetapi juga memiliki kemauan untuk bangkit dan melakukan perubahan dalam kehidupan, Ketum PKN tersebut juga menyampaikan bahwa perjuangan dalam kehidupan tidak selalu harus dibandingkan dengan orang lain. Menurutnya, persaingan yang paling penting adalah persaingan dengan diri sendiri, yaitu bagaimana seseorang dapat menjadi lebih baik dibandingkan dirinya pada hari sebelumnya.
“Jangan sampai kita kalah saing, terutama dengan diri kita yang kemarin. Kalau kemarin kita belum mampu, hari ini kita harus berusaha menjadi lebih baik. Kalau kemarin kita jatuh, hari ini kita harus bangkit,” Ujar Mangapul Sirait, S.H di dalam khotbahnya
Kisah orang yang sakit di Kolam Bethesda juga menjadi pengingat bahwa setiap manusia dapat mengalami masa sulit, menunggu pertolongan, dan merasa tertinggal. Namun, ketika kesempatan untuk bangkit datang, diperlukan keberanian untuk mengambil langkah.
Di akhir kegiatan Ibadah Doa Puasa tersebut, turut dibacakan pokok-pokok doa yang berisikan mendoakan kemakmuran bangsa dan turut mendoakan kepemerintahan Presiden Prabowo agar menjadi lebih baik dan dijauhkan dari roh kepura-puraan melihat banyaknya berita penderitaan yang terjadi di negara Indonesia.
“Tuhan, pulihkanlah kondisi negeri ini Tuhan, lindungi negeri ini, jaga presiden Prabowo dan pulihkan dia Tuhan” Ujar di dalam doa-doa pokok yang dibacakan oleh Pdt. Ir. Bonaparte, M.Th.
Ibadah doa puasa tersebut kemudian berlangsung dengan suasana khidmat. Para pendeta dan umat Nasrani yang hadir mengikuti rangkaian ibadah hingga selesai. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat iman, membangun semangat kebersamaan, serta mengingatkan setiap umat agar terus berusaha menjadi pribadi yang lebih baik.
Demikian Humas Media PKN melaporkan. (cr01)
More Stories
Mangapul Sirait, S.H bersama Tim Hukum PKN Bela Masyarakat di Medan, Diduga Hendak Dikriminalisasi oleh Oknum Polisi Polda Sumut
Kapolri Bukan Jenderal Listyo Sigit Lagi, Mangapul Sirait, S.H. : “Hal Biasa dan Memang Sudah Seharusnya Diganti!”
Peringati HUT PKN ke-5, Perisai Kebenaran Nasional sukses melayani masyarakat dan Amanah Ketum PKN : “Andalkan Tuhan Di Setiap Pekerjaan”